Rabu, 11 Maret 2020

LEMBAGA ASPIRASI MAHASISWA UKI PAULUS MAKASSAR DEMO DI KANTOR KEMENTRIAN PENDIDIKAN MENYOROTI AROGANSI REKTOR UKI PAULUS MAKASSAR

Jakarta-Teropongtimeindonesia.com-Mahasiswa UKI Paulus Makassar  melakukan aksi demo di depan kantor kementrian Pendidukan dan Kebudayaan RI di Senayan hari ini Rabu 11 Maret 2020, aksi demo ini dipicu oleh dipecatnya 28 orang mahasiswa  yang menyampaikan aspirasi  pada tanggal 20 Januari  2020, saat itu mahasiswa menggelar aksi damai menolak  SK Rektor tentang pedoman ORMAWA yang terlalu mengekang kelembagaan mahasiswa. 

Saat itu aksi berjalan lancar dan damai tanpa merusak fasilitas kampus, namun  tidak ada tanggapan dari pihak birokrasi dan massa pun dibubarkan  pada pukul  18:00 WITA. Oleh aparat kepolisian dan Satpam. Kemudian pada tanggal 21 Januari 2020 rektor mengeluarkan  surat No : 014/UKIP.02.A/I/2020  tentang permintaan  nama-nama mahasiswa yang melakukan aksi  yang  ditujukan  kepala  masing2  Dekan dan Ketua-ketia Prodi.
Unjuk rasa yang  dilakukan  pada saat itu  bertepatan  dengan kegiatan  Loka Karya yang  diikuti  oleh kepala2 sekolah  se SULSELBAR  dan hal ini yang  menjadi  alasan bahwa  yang  ikut  demo  pada saat itu  mengganggu  jalannya  kegiatan.
Dengan dikeluarkannya  SK Rektor Universitas  Kristen Indonesia Paulus Makassar Nomor 006/SK/UKIP.02/2020 tentang pemberian sanksi  terhadap 28 orang mahasiswia UKIP Paulus Makassar. Adapun mahasiswa yang terkena sanksi  berjumlah 28 orang yang terdiri dari Fakultaa Teknik 20 orang, Fakultas Ekomomi dan Bisnis 6 orang  serta Fakultas  hukum 2 mahasiswa. 
Berdasarkan hal tersebut maka Lembaga Aspiratif Mahasiswa UKI Paulus Makassar mengecam dan menyatakan sikap : 
1.Cabut  SK DROP OUT 28 mahasiswa  UKI Paulus Makassar. 
2.Evaluasi kinerja LLDIKTI Wilayah IX (Sulawesi dan Gorontalo).
3.Kembalikan demokrasi dalam kampus
4.Tindaki Rektor UKI Paulus Makassar.

Tidak ada komentar:

Terkini

Danrem 143/HO Serahkan Secara Simbolis Bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari Gugus Tugas Nasional Covid 19 Kepada Gubernur Sulawesi Tenggara.

Kendar,Teropongtimeindonesia.com – Bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari Gugus Tugas Nasional penanganan penyebaran virus Corona (Covi...