Sabtu, 16 November 2019

Ibas Apresiasi Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung



Bandung,Teropongtimeindonesia.com- Mimpi Indonesia untuk memiliki kereta cepat segera terwujud. Sebuah terobosan dan transfer teknologi akan dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia menyusul negara-negara maju lainnya. Dalam progresnya, Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) diperkirakan akan rampung dan beroperasi di tahun 2021. 

Walau sempat menuai beragam persoalan, proyek ini tetap berjalan dengan komitmen menggandeng Tiongkok untuk bahu-membahu berkerjasama dengan BUMN Indonesia. November 2019, progres pembangunan proyek kereta dengan jarak tempuh 142,3 km ini sudah mencapai 36,01 persen. Pembebasan lahan pun sudah mencapai 99,06 persen. 

"Proyek KCJB sejatinya bukan rencana baru, mega proyek ini telah ada sejak tahun 2008 di era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan bergulir hingga saat ini. Sebelumnya, salah satu proyek fenomenal yang diresmikan di masa kepemimpinan Presiden SBY adalah kereta api jalur ganda (double track) Jakarta-Surabaya. Proyek ini resmi dioperasikan pada Juli 2014 dan sukses meningkatkan geliat ekonomi masyarakat," ungkap Edhie Baskoro Yudhoyono atau akrab disapa Ibas dalam Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) Komisi VI DPR RI di Bandung, 15 November 2019.

Ibas juga memberikan apresiasi kepada pemerintah saat ini dalam upayanya untuk meneruskan niat baik pemerintahan SBY. “Kami, memberikan apresiasi kepada seluruh stake holder yang mengembangkan proyek besar dan bisa membanggakan bangsa kita karena program ini tidak lahir dalam 1 hari tapi melalui proses yang panjang," ungkapnya.

Lebih lanjut, Ibas menjelaskan bahwa sebenarnya sudah ada roadmap pembangunan infrastruktur yang tertuang dalam Perpres RI Nomor 32 Tahun 2011 tentang Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). 

“Dan saya pikir kita sudah punya roadmap sejak MP3EI tidak hanya double track. Pak Jokowi sudah gariskan ini dalam proyek nasional. Kami komisi VI ingin pastikan proyek ini berhasil 2021 dan segala aturan main dan segala aspek seperti keamanan, lingkungan, kualitas dan sebagainya dapat benar-benar terjaga dalam proyek besar ini," jelasnya.

Dalam kesempatan itupula, bersama jajaran pimpinan pengelola KCJB, Ibas sebagai anggota Komisi VI DPR RI berharap agar kereta cepat nantinya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. “Kita kejar tidak hanya kemanyamanan dan efisiensi, tetapi juga seberapa besar kereta cepat ini berpeluang meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar," harap Ibas.

Ibas juga mengingatkan kepada pemerintah agar proyek ini selesai tepat waktu dan tidak menganggu investasi dan cash flow. Konektifitas antar daerah akan menciptakan iklim bisnis yang baik. Semoga kereta cepat adalah jawaban dari sebagian persoalan ekonomi masyarakat.(*)

Tidak ada komentar:

Terkini

Bupati Adnan Relokasi Anggaran Dana 25 Miliar untuk Tangani Covid-19 di Kabupaten Gowa

Gowa,Teropongtimeindonesia.com - Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan merelokasi anggaran untuk menangani pandemi virus corona atau Covid-1...